Minggu, 22 April 2012

Semantic Web

Menurut salah satu website yang saya kujungi,pengertian semantic web yaitu “Pengertian Semantic Web (Web Semantik) atau Definisi Semantic Web adalah pengembangan dari World Wide  Web di mana makna semantik dari informasi di web didefinisikan, sehingga memungkinkan mesin untuk memprosesnya. Semantic Web berasal dari World Wide  Web Konsorsium dari Web sebagai media universal data, informasi, dan pertukaran pengetahuan”.
Adapun manfaat semantic web di sebuah perusahaan yaitu :
1.      Pendukung keputusan
2.       Pengembangan bisnis
3.      Berbagi informasi dan pengetahuan
4.      Administrasi dan automasi
Dapat diambil kesimpulan web semantik merujuk kepada kemampuan aplikasi komputer untuk lebih memahami bahasa manusia, bukan hanya bahasa yang baku dari para penggunanya tetapi juga bahasa yang lebih kompleks, seperti dalam bahasa percakapan sehingga memudahkan penggunanya untuk berkomunikasi dengan mesin. Web semantik dapat mengolah bahasa dan mengenali homonim, sinonim, atau atribut yang berbeda pada suatu database.

Referensi Sumber : http://ewawan.com/pengertian-semantic-web-definisi-semantic-web.html

Dampak Positif E-Business


Masih menyambung pada artikel yang berjudul “Dampak Negatif E-Business”. Artikel ini membahas keuntungan atau dampak positif dari e-business. Dampaknya itu sendiri yaitu :
  1. Kenyamanan membeli via Internet
    Dari depan komputer di rumah sendiri (hemat waktu & usaha), tidak ada salesman yang mendesak-desak Anda untuk membeli sesuatu yang tidak Anda inginkan, pembayaran mudah, dan lain-lainnya. Dan generasi Yuppies Indonesia masa kini mulai tidak segan-segan lagi untuk memesan barang-barang via Internet.
  2. Harga yang kompetitif
    Karena perusahaan-perusahaan eCommerce tidak perlu menanam uang untuk stok dan menyewa showroom dan efisiensi-efisiensi lainnya (cutting the middleman [kasus Dell.com] etc)- dan ditambah dengan semakin banyaknya saingan maka harga barang bisa ditekan.
  3. Populasi Indonesia
    Indonesia dengan populasi penduduk ratusan juta adalah potensi yang luar biasa besar, jika daya belinya sudah meningkat. Untuk itu perlu diantisipasi sejak jauh-jauh hari, agar ketika yang demikian itu terjadi maka sudah siap untuk menampung animo beli mereka.
  4. Infrastruktur Internet
    Infrastruktur Internet Indonesia mungkin bukan yang terbaik, namun termasuk cukup merata – terutama berkat Wasantara.Net. Dan di pusat-pusat ekonomi (Jakarta, dan lain-lain) banyak pilihan ISP (Internet Service Provider) dan WarNet (Warung Internet) sehingga mudah untuk mengakses Internet.
  5. SDM yang sedang berkembang
    Generasi muda Indonesia potensinya cukup menjanjikan. Monitoring di berbagai forum di Internet menunjukkan peningkatan persentasi generasi muda yang ahli dalam hal teknis komputer – yang pada akhirnya dapat dimanfaatkan untuk menunjang sektor eCommerce.
Kesimpulan dari artikel ini yaitu dengan segala kemudahan mengakses internet untuk menjadikan sebuah lahan bisnis tetap saja tidak semudah ketika menjalankannya,harus ada kiat dan keahlian untuk meminimalisasi dampak negatifnya.

Referensi Sumber : http://epolebusiness.wordpress.com/

Dampak Negatif E-Business


Akses intenet kini mudah dijumpai,dipedesaan pun sudah tidak asing lagi keberadaannya. Dengan mudahnya akses internet ini membuat sebagian orang untuk menjalankan usahanya melalui akses internet. Namun suatu hal tetap saja terdapat dampak negatif dan positifnya. Dampak negatif yang ditimbulkan dari e-business itu sendiri yaitu :
  1. Daya beli
    Masih sangat lemah dengan perkecualian untuk sebagian kecil dari masyarakat – karena berbagai manipulasi yang terjadi di orde baru. Economic recovery baru akan terjadi dalam jangka waktu beberapa tahun lagi.
  2. Sosialisasi credit card
    Di Indonesia credit card masih merupakan barang langka dan simbol status. Hal ini tentu sangat berbeda dengan misalnya di Inggris, dimana setiap rekening bank minimal ada debit card-nya. Ini dapat sangat menyulitkan perkembangan eCommerce di Indonesia.
  3. Sosialisasi Internet
    Internet walaupun perkembangannya sangat pesat di Indonesia, namun masih jauh dari menjadi gaya hidup mayoritas penduduk Indonesia.
  4. Pengiriman barang
    Kualitas & Biaya pengiriman barang menjadi kendala. Terutama untuk perusahaan yang ingin melayani customer di luar negeri, biaya pengiriman dapat mencapai U$S 40/kg untuk ke Inggris dengan FedEx – sangat prohibitif.
  5. SDM yang ada
    Kualitasnya kadang-kadang masih belum cukup bagus – terbukti dengan berbagai blunder yang terjadi akhir-akhir ini.
Referensi Sumber : http://epolebusiness.wordpress.com/

Dampak Negati E-Government


Pesatnya perkembangan tehnologi informasi,globalisasi, dan tuntutan masyarakat mempengaruhi organisasi birokrasi. Terbitnya Inpres No. 3 Tahun 2003 semakin meningkatkan tuntutan organisasi publik untuk Sebagai sebuah organisasi birokrasi yang mekanis, statis dan hirakis, harus menyesuaikan diri dengan perubahaan baik yang sifatnya internal dan ekternal. untuk mengadopsi tehnologi e-goverment. E-goverment sendiri bukanlah suatu tujuan, tetapi alat untuk mencapai tujuan organisasi. E-government tidak berbeda dengan teknologi lainnya hanya saja penggunaannya dilakukan dalam organisasi birokrasi. Kesuksesan E-goverment tergantung dari persepsi penggunanya yaitu pimpinan, pegawai, dan masyarakat. Dalam pengimplementasian e-goverment menghadapi kendala-kendala sumber daya manusia, anggaran, dan performa infrastuktur mempengaruhi kesuksesan implementasi sistem teknologi e-government. Adopsi tehnologi e-goverment tidak dapat dilakukan sekaligus tetapi harus dilakukan tahap demi tahap. E-goverment membantu proses informasi menjadi lebih cepat namun disisi lain terkendala dengan struktur organisasi birokrasi yang kaku.
Dampak negatif yang ditimbulkan dari e-government ini sendiri yaitu rawannya pencurian data,minimnya pengetahuan masyarakat tentang internet.

Jumat, 09 Maret 2012

Dampak Positif dan Negatif E – Learning

Di era serba teknologi saat ini,Internet tidak lagi menjadi hal yang susah untuk didapat. Seiring pesatnya perkembangan internet dan teknologi maka kegiatan pembelajaran di Sekolah ataupun di Kampus turut pula mengikuti perkembangan tersebut. Salah satu diantara perkembangan tersebut yaitu adanya E – Learning atau belajar melalui media elektronik atau jaringan internet. E – Learnig kini banyak digunakan sebagai solusi beberapa guru maupun dosen untuk diberikan kepada siswanya. Mulai mengirim tugas melalu e-mail,pencarian sumber menggunakan internet dan lain – lain. Hadirnya guru atau dosen sebagai makhluk hidup sebagai penghubung sekaligus pengajar tidaklah menjadi faktor utama untuk siswa menuntut ilmu.

Namun tetap saja sesuatu hal terdapat kekurangan dan kelebihan. Kelebihan E – Learning yaitu bahan – bahan pembelajaran jadi lebih mudah dan jadi lebih terperinci,siswa atau peserta didik dapat melakukan penelitian guna meningkatkan wawasannya,pengajar lebih dapat mengontrol kegiatan belajar siswanya dan menghemat waktu. Kekurangan yang dihasilkan dari E – Learnig yaitu terdapat manipulasi atau kecurangan yang dilakukan siswa,kurangnya pendidikan etika dan nilai moral dan terlalu bebas mengakses internet.
 
Dapat saya simpulkan,kegiatan E – Learning tidak selalu menjadi solusi tepat dalam media pembelajaran. Namun di sisi lain E – Learning cukup menghemat waktu dan siswa atau peserta didik lebih bisa mengembangka pikirannya.