Selasa, 22 November 2011

World Summit of Universities 2011


Diundangnya Universitas Gunadarma pada acara World Summit of Universities 2011 di Paris semakin meyakinkan bahwa UG bisa mendapatkan tempat yang tetbaik. Lalu kunjungan ke finladia,membuka peluang UG untuk menjalin kerjasama dengan perguruan tinggi di finladia.

Universitas Gunadarma diundang untuk menghadiri acara World Summit of  Universities 2011, 6-7 Mei 2011 di Universitas Sorbonne - Paris. Topik acara ini adalah “the 21st Century Through Cooperation and Exchange”. Universitas Gunadarma mengirim delegasi yang dipimpin oleh Rektor, Prof ES Margianti, didampingi oleh Prof Benny Mutiara, Dr Eri Prasetyo Wibowo dan Dr Widya Silfianti.

Agenda kegiatan selama dua hari, diawali  dengan upacara pembukaan, dilanjutkan workshop 1 "Universities in their Geographic and socio-economic environmen" dan workshop 2 " International mobility for student, teacher and researcher " pada saat yang sama.. Pada hari kedua : workshop 3 "Jaringan, perubahan Kelembagaan dan alat-alat baru Network, Institutional change and new tools " dan workshop 4 " New skill, new users" diselenggarakan dalam sesi paralel.

Setelah pertemuan Global Summit selesai. Delegasi Gunadarma melanjutkan perjalanan ke Helsinki Finlandia. Kunjungan ke Finlandia adalah untuk mengeksplorasi kesempatan kerjasama dengan Universitas Finlandia, karena Gunadarma belum memiliki kerjasama dengan Universitas di Finlandia, meskipun ada universitas di Finlandia  yang juga bergabung dalam proyek EACOVIROE Erasmus Mundus bersama-sama dengan Universitas Gunadarma.

Delegasi Gunadarma disambut hangat oleh Bapak Harry Purwanto, Duta Besar Indonesia untuk  Finlandia di kantornya. Beliau sangat  terbuka dan menawarkan upaya dukungan penuh dalam membuat koneksi dengan Universitas di Finlandia. Setelah diskusi yang sangat hangat dan menyenangkan di kantornya dan dilanjutkan dengan  makan siang di restoran Sky High . Rektor Universitas Gunadarma, Prof ES Margianti mengatakan keinginannya untuk kembali ke Finlandia untuk menjalin kerjasama dengan rektor atau perwakilan dari perguruan tinggi di Finlandia.

I Made Wiryana aka Pak Made


Pak Made panggilannya,Lulusan Universitas Gundarma yang dahulu masih bernama STIMIK Gunadarma tahun 1992 ini dipercaya memegang Cyber Paspampres. Beliau pula mewakili IPKIN dalam kelom­pok kerja Stan­dard­is­asi Pro­fesi TI untuk Asia Pasi­fik (SEARCC). Beliau yang mempelopori perkembangan LINUX di Indonesia. Hingga saat ini status pekerjaan beliau ialah dosen tetap Universitas Gunadarma.

I Made WiryanaBeliau adalah Cyber Pas­pam­pres, saat ini bertang­gung jawab dalam dis­ain dan pen­gelo­laan tek­nis situs Pres­i­den SBY. (Per­nah digem­pur meng­gu­nakan teknik DDos (Dis­trib­uted Denial of Ser­vice), namun dalam waktu hitun­gan detik back-up server lang­sung up).Beliau juga pelo­por perkem­ban­gan Linux di Indone­sia bersama pak Rus­manto (redak­tur Info Linux). Beliau menye­le­saikan pen­didikan di dua insti­tusi pen­didikan yaitu S1-Fisika Uni­ver­si­tas Indone­sia pada tahun 1991 dan S1 Teknik Infor­matika STIMIK Gunadarma tahun 1992 dan melan­jutkan Mag­is­ter di eidith cowan uni­ver­sity Aus­tralia dan sejak tahun 2004 sam­pai sekarang sedang menye­le­saikan pro­gram Dok­toral di RVS
Beliau menan­gani per­an­can­gan dan imple­men­tasi jaringan Inter­net di Uni­ver­si­tas Gunadarma den­gan meman­faatkan sis­tem Open Source dari awal­nya. Mewak­ili IPKIN dalam kelom­pok kerja Stan­dard­is­asi Pro­fesi TI untuk Asia Pasi­fik (SEARCC). Aktif men­jadi koor­di­na­tor beber­apa proyek pen­er­jema­han pro­gram Open Source seperti KDE, SuSE, Abi­word dan juga seba­gai advi­sor pada Trustix Merdeka, dis­tibusi Linux Indone­sia yang per­tama, serta koor­di­na­tor tek­nis WinBI dis­tro berba­hasa Indone­sia yang dispon­sori oleh BPPT. Aktif menulis di Detik.com, Sat­unet, KOMPUTEK, MIKRODATA, ELEKTRO, PC Mag­a­zine Indone­sia, BISKOM, KONTAN, Warta eGov dan pengisi kolom tetap dan pendiri INFOLINUX, dan aktif berkon­tribusi melalui TIM PANDU.
Sta­tus peker­jaan­nya adalah Dosen Tetap Uni­ver­si­tas Gunadarma.

Senin, 10 Oktober 2011

Dampak Positif dan Negatif Televisi

Menonton acara di televisi sudah menjadi kegiatan yang hampir setiap hari kita lakukan,Namun sadarkan anda bahwa televisi berdampak pada jiwa psikis pada anak-anak,remaja bahkan orang dewasa.
Dari beberapa survey dan website yang telah saya pelajari mengatakan bahwa menonton acara di televisi  membuat seseorang atau anak menjadi malas melakukan suatu pekerjaan dan lupa waktu,menjadikan perilaku konsumtif,menjadi membudayakan komersil.
 Tetapi mempunyai dampak positif pula karena beberapa acara televisi menyuguhkan perjuangan seseorang yang dapat mencapai kesuksesan,pendidikan,agama,kreatifitas dan hiburan yang menyegarkan pikiran . Dampak positif secara tidak langsung memotivasi seseorang di kehidupan nyatanya.
Berdampak Negatif atau positif dari menonoton acara di telivisi itu kembali lagi kepada diri kita masing – masing perihal bagaimana kita menggunakan waktu menonton televisi dengan bijak. Dampak negatif sangatlah mudah dicegah apabila kita tidak menonton secara berlebihan.

Selasa, 05 April 2011

Penebangan Liar


Hutan Indonesia merupakan paru – paru kedua di Dunia setelah Afrika,namun hutan Indonesia yag sekarang bukanlah hutan yang berpuluh tahun yang lalu. Hutan Indonesia kini menjadi lumbung rupiah bagi para penebang liar.  Pada tahun 2003 saja setidaknya 3,6 juta hektar per tahun hutan Indonesia telah ditebang liar. Akibat dari penebanangan liar itu hutan Indonesia menjadi hutan yang paling terancam di muka bumi,dan wilayah Indonesia hanya ditutupi tidak lebih dari 48% pada tahun 1995,bagaimana dengan tahun ini?

Namun pemerintah terus  melakukan pencegahan penebangan liar ini yang dilakukan oleh oknum – oknum tidak bertanggung jawab. Pemerintah pusat telah melakukan patroli bekerja sama dengan pemerintah daerah setempat secara rutin. Tetapi tidak ada artinya apabila kita sebagai masyarakatnya tidak berperan didalamnya,menjaga dan memelihara hutan negeri kita sendiri sudah merupakan kewajiban kita sebagai masyarakat yang tinggal didalamnya. Karena manusia sangat peka dengan alam,itu juga yang disebut dengan manusia dan keindahan.

Dapat disimpulkan dari ulasan diatas bahwa hutan Indonesia kini terus berkurang akibat penebangan liar. Tindak pencegahan dari pemerintah akan sangat berjalan dengan baik apabila dari kita sebagai masyarakatnya turut berperan dalam menjaga dan memeliharanya.

Kamis, 31 Maret 2011

Kemiskinan Di Indonesia


Tahun ke tahun masalah yang dihadapi bangsa ini tak henti-hentinya tentang kemiskinan. Dalam sebuah website mengatakan “Berdasarkan data Badan Pusat Statistik (BPS), persentase penduduk miskin di Indonesia tahun 1996 masih sangat tinggi, yaitu sebesar 17,5 persen atau 34,5 juta orang. Hal ini bertolak belakang dengan pandangan banyak ekonom yang menyatakan bahwa pertumbuhan ekonomi yang tinggi dapat meningkatkan pendapatan masyarakat dan pada akhirnya mengurangi penduduk miskin. Perhatian pemerintah terhadap pengentasan kemiskinan pada pemerintahan reformasi terlihat lebih besar lagi setelah terjadinya krisis ekonomi pada pertengahan tahun 1997. Meskipun demikian, berdasarkan penghitungan BPS, persentase penduduk miskin di Indonesia sampai tahun 2003 masih tetap tinggi, sebesar 17,4 persen, dengan jumlah penduduk yang lebih besar, yaitu 37,4 juta orang.”

Dengan pemaparan tulisan diatas,dapat dibayangkan bahwa angka kemiskinan di negeri ini masih sangat tinggi. Dalam hal ini kita sebagai masyarakat tidak bisa seenaknya menyalahkan pemerintah. Berbagai macam pengentasan kemiskinan sudah dilakukan oleh pemerintah,mulai dari program raskin,bebas biaya sekolah,dll. Namun tingkat kesadaran masyarakat miskin dan faktor lingkungan yang membuat pola pikir mereka hanya bergantung pada pemerintah. Jika diandaikan mayoritas dari mereka mau berubah dan usaha untuk merubah nasibnya,tingkat kemiskinan tahun ke tahun pastinya akan berkurang karena dibarengi kesadaran dari rakyatnya dan kerjasama pemerintah.

Dapat disimpulkan bahwa kemiskinan dinegeri ini masihlah terbilang tinggi,ditambah kurangnya kesadaran dari masyarakatnya,Masalah ini seharusnya dapat berkurang tiap tahunnya asalkan ada niat dan usaha dari masyarakat yang ingin merubah nasibnya dan bantuan dari pemerintah.

Kamis, 24 Februari 2011

Valentine’s Day


Valentine’s Day atau biasa disebut Hari Kasih Sayang ini juga sudah membuat beberapa orang di negeri kita ini  menjadikan sebuah budaya. Yang saya ketahui bahwa valentine’s day ini adalah sebuah budaya orang barat. Di negeri kita sendiri rata-rata mereka yang merayakan hari kasih sayang ini mayoritas dari remaja atau anak muda. Dalam situs Wikipedia menyebutkan “Di Amerika Serikat mulai pada paruh kedua abad ke-20, tradisi bertukaran kartu diperluas dan termasuk pula pemberian segala macam hadiah, biasanya oleh pria kepada wanita. Hadiah-hadiahnya biasa berupa bunga mawar dan cokelat.”

Hal ini pula yang terjadi di remaja negeri kita ketika datangnyahari valentine atau valentine’s day. Pada dasarnya kita orang timur tidak mempunyai budaya seperti itu,namun di sebagian masyarakat hari valentine ini mengundang pro dan kontra. Kontra karena bangsa kita mulai dimasuki oleh budaya asing,pro karena hari valentine ini dimaknai dengan salign berbagi dengan penih kasih sayang.

Dapat saya simpulkan bahwa valentine’s day bermakna kasih sayang budaya barat,namun beberapa masyarakat kita menanggapi dengan pro dan kontra,hal itu wajar karena mengingat negei kita yang menganut azas demokrasi.